Sejarah Masjid Raya Al-Mashun
Masjid Raya Al-Mashun, yang juga dikenal sebagai Masjid Raya Medan, dibangun pada tahun 1906 oleh Sultan Ma’mun Al-Rasyid Perkasa Alam, Sultan Deli ke-8. Masjid ini menjadi salah satu landmark penting di kota Medan dan simbol toleransi, karena dalam pembangunannya melibatkan arsitek dan pekerja dari berbagai negara, termasuk Belanda, Timur Tengah, dan India.
Arsitektur dan Keunikan Masjid
Masjid Raya Al-Mashun terkenal dengan desain arsitektur Timur Tengah klasik yang megah: spaceman 88
-
Kubah Besar & Menara Tinggi – Kubah utama dengan warna hijau dan emas serta menara setinggi 66 meter menjadi daya tarik utama pengunjung.
-
Ukiran Kayu dan Marmer – Material asli dari Marmer Italia dan kayu berkualitas tinggi, dengan detail ornamen Islami.
-
Lantai & Kolam Indah – Halaman masjid dihiasi dengan kolam dan taman yang menambah keasrian dan kesejukan.
-
Mimbar & Mihrab Artistik – Bagian dalam masjid memiliki mimbar kayu dan mihrab yang dihias indah dengan kaligrafi Arab.
Arsitektur ini tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga menjadi objek wisata edukatif dan fotografi bagi pengunjung.
Kenapa Orang Berkunjung ke Masjid Raya Al-Mashun?
-
Wisata Religi & Spiritual – Masjid ini masih aktif digunakan untuk salat berjamaah, shalat Jumat, dan kegiatan keagamaan lainnya.
-
Belajar Sejarah & Budaya – Pengunjung dapat memahami sejarah Kesultanan Deli dan pengaruh arsitektur Timur Tengah di Indonesia.
-
Spot Fotografi Menarik – Kubah hijau dan menara tinggi cocok untuk foto instagramable.
-
Udara Sejuk & Tenang – Halaman masjid yang luas dan hijau memberikan suasana nyaman untuk beristirahat.
-
Lokasi Strategis – Terletak di pusat Kota Medan, mudah diakses oleh wisatawan lokal maupun internasional.
Harga Tiket Masuk
Masjid Raya Al-Mashun gratis untuk umum. Pengunjung bisa masuk, beribadah, dan berwisata tanpa biaya tiket. Namun, disarankan untuk memberikan sumbangan sukarela untuk perawatan masjid.
Fasilitas di Masjid Raya Al-Mashun
-
Tempat Ibadah Luas – Bisa menampung hingga ribuan jamaah.
-
Area Parkir & Akses Mudah – Tersedia area parkir yang memadai bagi mobil dan sepeda motor.
-
Taman & Kolam – Cocok untuk bersantai dan berjalan-jalan.
-
Kamar Mandi & Wudhu – Fasilitas lengkap untuk kenyamanan ibadah.
-
Spot Edukasi & Papan Sejarah – Pengunjung bisa membaca sejarah masjid dan Kesultanan Deli.
Lokasi Masjid Raya Al-Mashun
Masjid Raya Al-Mashun berlokasi di:
Jl. S. Parman No. 309, Kesawan, Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara
Masjid ini mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi, taksi, atau transportasi online dari berbagai titik di Medan.
Jam Kunjungan
-
Setiap Hari: 08.00 – 17.00 WIB untuk wisatawan.
-
Untuk Ibadah: Sesuai jadwal salat lima waktu dan shalat Jumat.
Tips Berkunjung
Pakaian Sopan – Karena ini tempat ibadah, pengunjung disarankan mengenakan pakaian tertutup.
-
Datang Pagi atau Sore – Untuk menikmati udara sejuk dan pencahayaan terbaik untuk fotografi.
-
Ikuti Aturan Masjid – Hentikan foto di area yang sensitif, dan hormati jamaah yang beribadah.
-
Bawa Air Minum & Topi – Jika berkunjung siang hari, meski halaman sejuk, tetap bawa perlengkapan nyaman.
Kesimpulan
Masjid Raya Al-Mashun bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata edukatif dan religi di Medan. Dengan arsitektur megah, sejarah yang kaya, udara sejuk, dan fasilitas lengkap, masjid ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Medan.
Bagi wisatawan yang ingin belajar sejarah, menikmati keindahan arsitektur, atau sekadar menenangkan diri, Masjid Raya Al-Mashun adalah pilihan tepat.